Dientot Pacar Kakakku

Siang itu aku sendirian. Papa, Mama dan Mbak Sari mendadak ke Jakarta karena nenek sakit. Aku nggak bisa ikut karena ada kegiatan sekolah yang nggak bisa aku tinggalin. Daripada bengong sendirian aku iseng bersih-bersih rumah. Pas aku lagi bersihin kamar Mbak Sari aku nemu sekeping vCD. Ketika aku merhatiin sampulnya.. astaga!! ternyata gambarnya sepasang bule yang sedang berhubungan sex. Badanku gemetar, jantungku berdegup kencang.


Pikiranku menerawang saat kira-kira 1 bulan yang lalu aku tanpa sengaja mengintip Mbak Sari dengan pacarnya berbuat seperti yang ada di sampul vCD tsb. Sejak itu aku sering bermasturbasi membayangkan sedang bersetubuh.


Tadinya aku bermaksud mengembalikan vCD tersebut ke tempatnya, tapi aah.. mumpung sendirian aku memutuskan untuk menonton film tersebut. Jujur aja aku baru sekali ini nonton blue film.

Begitu aku nyalain di layar TV terpampang sepasang bule yang sedang saling mencumbu. Pertama mereka saling berciuman, kemudian satu persatu pakaian yang melekat mereka lepas. Si cowok mulai menciumi leher ceweknya, kemudian turun ke payudara. Si cewek tampak menggeliat menahan nafsu yang membara. Sesaat kemudian si cowok mejilati vaginanya terutama di bagian klitorisnya. Si cewek merintih-rintih keenakan. Selanjutnya gantian si cewek yang mengulum penis si cowok yang sudah ereksi. Setelah beberapa saat sepertinya mereka tak tahan lagi, lalu si cowok memasukkan penisnya ke vagina cewek bule tadi dan langsung disodok-sodokin dengan gencar. Sejurus kemudian mereka berdua orgasme. Si cowok langsung mencabut rudalnya dari vagina kemudian mengocoknya di depan wajah ceweknya sampai keluar spermanya yang banyak banget, si cewek tampak menyambutnya dengan penuh gairah.

Aku sendiri selama menonton tanpa sadar bajuku sudah nggak karuan. Kaos aku angkat sampai diatas tetek, kemudian braku yang kebetulan pengaitnya di depan aku lepas. Kuelus-elus sendiri tetekku sambil sesekali kuremas, uhh.. enak banget. Apalagi kalo kena putingnya woww!!

Celana pendekku aku pelorotin sampe dengkul, lalu tanganku masuk ke balik celana dalam dan langsung menggosok-gosok klitorisku. Sensasinya luar biasa!!

Makin lama aku semakin gencar melakukan masturbasi, rintihanku semakin keras. Tanganku semakin cepat menggosok klitoris sementara yang satunya sibuk emremas-remas toketku sendiri. Dan,
Oohh.. oohh..
Aku mencapai orgasme yang luar biasa. Aku tergeletak lemas di karpet.
Tiba-tiba, bel pintu berbunyi. Tentu saja aku gelagapan benerin pakaianku yang terbuka disana-sini. Abis itu aku matiin vCD player tanpa ngeluarin discnya.

Gawat! pikirku.
Siapa ya? Jangan-jangan pa-ma! Ngapain mereka balik lagi?.
Buru-buru aku buka pintu, ternyata di depan pintu berdiri seorang cowok keren. Rupanya Mas Andi pacar Mbak Sari dari Bandung.
Halo Ulfa sayang, Mbak Sarinya ada?
Wah baru tadi pagi ke Jakarta. Emang nggak telpon Mas Andi dulu?
Waduh nggak tuh. Gimana nih mo ngasi surprise malah kaget sendiri.
Telpon aja HP-nya Mas, kali aja mau balik usulku sekenanya.

Padahal aku berharap sebaliknya, soalnya terus terang aku diem-diem aku juga naksir Mas Andi. Mas Andi menyetujui usulku. Ternyata Mbak Sari cuman ngomong supaya nginep dulu, besok baru balik ke Bandung, sekalian ketemu disana. Hura! Hatiku bersorak, berarti ada kesempatan nih.

Aku mempersilakan Mas Andi mandi. Setelah mandi kami makan malam bareng. Aku perhatiin tampang dan bodi Mas Andi yang keren, kubayangkan Mas Andi sedang telanjang sambil memperlihatkan tongkat kastinya. Nggak sulit untuk ngebayangin karena aku kan pernah ngintip Mas Andi ama Mbak Sari lagi ml. Rasanya aku pengen banget ngerasain penis masuk ke vaginaku, abis keliatannya enak banget tuh.

Ada apa Ulfa, Kok ngelamun, mikirin pacar ya? tanyanya tiba-tiba.
Ah, enggak Mas, Ulfa bobo dulu ya ngantuk nih! ujarku salting.
Mas Andi nonton TV aja nggak papa kan?
Nggak papa kok, kalo ngantuk tidur aja duluan!

Aku beranjak masuk kamar. Setelah menutup kintu kamar aku bercermin. Bajuku juga kulepas semua. Wajahku cantik manis, kulitku sawo matang tapi bersih dan mulus. Tinggi 165 cm. Badanku sintal dan kencang karena aku rajin senam dan berenang, apalagi ditunjang toketku yang 36B membuatku tampak sexy. Jembutku tumbuh lebat menghiasi vaginaku yang indah. Aku tersenyum sendiri kemudian memakai kaos yang longgar dan tipis sehingga meninjolkan kedua puting susuku, bahkan jembutku tampak menerawang.

Aku merebahkan diriku di atas kasur dan mencoba memejamkan mata, tapi entah kenapa aku susah sekali tidur. Sampai kemudian aku mendengar suara rintihan dari ruang tengah. Aneh! Suara siapa malam-malam begini? Astaga! Aku baru inget, itu pasti suara dari vCD porno yang lupa aku keluarin tadi, apa Mas Andi menyetelnya? Penasaran, akupun bangkit kemudian perlahan-lahan keluar.

Sesampainya di ruang tengah, deg!! Aku melihat pemandangan yang mendebarkan, Mas Andi di depan TV sedang menonton bokep sambil ngeluarin penisnya dan mengelusnya sendiri. Wah.. batangnya tampak kekar banget.

Aku berpura-pura batuk kemudian dengan tampang seolah-olah mengantuk aku mendekati Mas Andi. Mas Andi tampak kaget mendengar batukku lalu cepat-cepat memasukkan penisnya ke dalam kolornya lagi, tapi kolornya nggak bisa menyembunyikan tonjolan tongkatnya itu.

Eh, Ulfa anu, eh belum tidur ya?
Mas Andi tampak salting, kemudian dia hendak mematikan vCD player.
Iya nih Mas, gerah eh nggak usah dimatiin, nonton berdua aja yuk! ujarku sambil menggeliat sehingga menonjolkan pepaya bangkokku.

Oh iya deh.
Kamipun lalu duduk di karpet sambil menonton. Aku mengambil posisi bersila sehingga bawukku mengintip keluar dengan indahnya.
Mas, gimana sih rasanya bersetubuh? tanyaku tiba-tiba.
Eh kok tau-tau nanya gitu sih?

Mas Andi agak kaget mendengar pertanyaanku, soalnya saat itu matanya asyik mencuri pandang ke arah selakanganku. Aku semakin memanaskan aksiku, sengaja kakiku kubuka lebih lebar sehingga vaginaku semakin terlihat jelas.

Alaa nggak usah gitu! Aku kan pernah ngintip Mas sama Mbak Sari lagi gituan.. nggak papa kok, rahasia terjaga!
Oya? He he he yaa.. enak sih.
Mas Andi tersipu mendengar ledekanku.

Akupun melanjutkan, Mas, vaginaku sama punya Mbak Sari lebih indah mana? tanyaku sambil mengangkat kaosku dan mengangkangkan kakiku lebar-lebar so bawukkupun terpampang jelas.

Ehh glek bagusan punyamu.
Terus kalo toketnya montokan mana? kali ini aku mencopot kaosku sehingga payudara dan tubuhku yang montok itu telanjang tanpa sehelai benang yang menutupi.

Aaanu.. lebih montok dan kencengan tetekmu!
Mas Andi tampak melotot menyaksikan bodiku yang sexy. Hal itu malah membuat aku semakin terangsang.
Sekarang giliran aku liat punya Mas Andi!

Karena sudah sangat bernafsu aku menerkam Mas Andi. Kucopoti seluruh pakaiannya sehingga dia bugil. Aku terpesona melihat tubuh bugil Mas Andi dari dekat. Badannya agak langsing tapi sexy. penisnya sudah mengacung tegar membuat jantungku berdebar cepat. Entah kenapa, kalo dulu ngebayangin bentuk burung cowok aja rasanya jijik tapi ternyata sekarang malah membuat darahku berdesir.

Wah gede banget! Aku isep ya Mas!
Tanpa menunggu persetujuannya aku langsung mengocok, menjilat dan mengulum batang kemaluannya yang gede dan panjang itu seperti yang aku tonton di BF.
Slurp Slurp Slurpmmh! Slurp Slurp Slurp mmh.

Ternyata nikmat sekali mengisap penis. Aku jepit penisnya dengan kedua susuku kemudian aku gosok-gosokin, hmm nikmat banget! Mas Andi akhirnya tak kuat menahan nafsu. Didorongnya tubuh sintalku hingga terlentang lalu diterkamnya aku dengan ciuman-ciuman ganasnya. Tangannya tidak tinggal diam ikut bekerja meremas-remas kelapa gadingku.

Ahh mmh.. yesh uuh.. enak mas
Aku benar-benar merasakan sensasi luar biasa. Sesaat kemudian mulutnya menjilati kedua putingku sambil sesekali diisap dengan kuat.
Auwh geli nikmat aah ouw!

Aku menggelinjang kegelian tapi tanganku justru menekan-nekan kepalanya agar lebih kuat lagi mengisap pentilku. Sejurus kemudian lidahnya turun ke vaginaku. Tangannya menyibakkan jembutku yang rimbun itu lalu membuka vaginaku lebar-lebar sehingga klitorisku menonjol keluar kemudian dijilatinya dengan rakus sambil sesekali menggigit kecil atau dihisap dengan kuat.

Yesh.. uuhh.. enak mas.. terus! jeritku.
Slurp Slurp, vaginamu gurih banget Ulfa mmh.
Mas Andi terus menjilati vaginaku sampai akhirnya aku nggak tahan lagi.

Mas.. ayo.. masukin penismu.. aku nggak tahan..
Mas Andi lalu mengambil posisi 1/2 duduk, diacungkannya penisnya dengan gagah ke arah lubang vaginaku. Aku mengangkangkan kakiku lebar-lebar siap menerima serangan rudalnya. Pelan-pelan dimasukkannya batang rudal itu ke dalam vaginaku.

Aauw sakit Mas pelan-pelan akh..
Walaupun sudah basah, tapi vaginaku masih sangat sempit karena aku masih perawan.
Au.. sakit

Mas Andi tampak merem menahan nikmat, tentu saja dibandingkan Mbak Sari tempikku jauh lebih menggigit. Lalu dengan satu sentakan kuat sang rudal berhasil menancapkan diri di lubang kenikmatanku sampai menyentuh dasarnya.

Au.. sakit..
Aku melonjakkan pantatku karena kesakitan. Kurasakan darah hangat mengalir di pahaku, persetan! Sudah kepalang tanggung, aku ingin ngerasain nikmatnya bercinta. Sesaat kemudian Mas Andi memompa pantatnya maju mundur.

Jrebb! Jrebb! Jrubb! Crubb!
Aakh! Aakh! Auw!
Aku menjerit-jerit kesakitan, tapi lama-lama rasa perih itu berubah menjadi nikmat yang luar biasa. vaginaku serasa dibongkar oleh tongkat kasti yang kekar itu.

Ooh.. lebih keras, lebih cepat

Jerit kesakitanku berubah menjadi jerit kenikmatan. Keringat kami bercucuran menambah semangat gelora birahi kami.

Tapi Mas Andi malah mencabut penisnya dan tersenyum padaku. Aku jadi nggak sabar lalu bangkit dan mendorongnya hingga telentang. Kakiku kukangkangkan tepat di atas penisnya, dengan birahi yang memuncak kutancapkan batang bazooka itu ke dalam bawukku,

Jrebb.. Ooh.. aku menjerit keenakan, lalu dengan semangat 45 aku menaik turunkan pantatku sambil sesekali aku goyangkan pinggulku.

Ouwh.. enak banget tempikmu nggigit banget sayang.. penisku serasa diperas
Uggh.. yes.. uuh.. auwww.. penismu juga hebaat, bawukku serasa dibor
Aku menghujamkan pantatku berkali-kali dengan irama sangat cepat. Aku merasa semakin melayang. Bagaikan kesetanan aku menjerit-jerit seperti kesurupan.

Akhirnya setelah setengah jam kami bergumul, aku merasa seluruh sel tubuhku berkumpul menjadi satu dan dan
Aah mau orgasme Mas..
Aku memeluk erat-erat tubuh atletisnya sampai Mas Andi merasa sesak karena desakan susuku yang montok itu.

Kamu sudah sayang? OK sekarang giliran aku!
Aku mencabut vaginaku lalu Mas Andi duduk di sofa sambil mememerkan tiang listriknya. Aku bersimpuh dihadapannya dengan lututku sebagai tumpuan. Kuraih penis besar itu, kukocok dengan lembut. Kujilati dengan sangat telaten. Makin lama makin cepat sambil sesekali aku isap dengan kuat.

Crupp.. slurp.. mmh..
Oh yes.. kocok yang kuat sayang!
Mas Andi mengerang-erang keenakan, tangannya meremas-remas rambutku dan kedua bola basket yang menggantung di dadaku. Aku semakin bernafsu mengulum. Menjilati dan mengocok penisnya.

Crupp crupp slurp!
Ooh yes.. terus sayang yes.. aku hampir keluar sayang!s
Aku semakin bersemangat ngerjain penis big size itu. Makin lama makin cepat cepat Cepat, lalu lalu
Croot.. croot..

Penisnya menyemburkan sperma banyak sekali sehingga membasahi rambut wajah, tetek dan hampir seluruh tubuhku. Aku usap dan aku jilati semua maninya sampai licin tak tersisa, lalu aku isap penisnya dengan kuat supaya sisa maninya dapat kurasakan dan kutelan.

Akhirnya kami berdua tergeletak lemas diatas karpet dengan tubuh bugil bersimbah keringat. Malam itu kami mengulanginya hingga 4 kali dan kemudian tidur berpelukan dengan tubuh telanjang. Sungguh pengalaman yang sangat mengesankan.

Tamat

Cerita Seks Sedarah Asyiknya Ngesex Gratis Dengan Mbak Ratna Karena Belajar Hipnotis


Cerita Dewasa, Cerita Horny, Cersex2016, Cersex Bergambar 2016, Cerita Sedarah - Kisah Panas sebelumnya  "  Cerita Seks Party Dientot Penjaga Villaku Yang Gagah Dan Bergairah " , Dan kali ini ada  "Cerita Seks Sedarah Asyiknya Ngesex Gratis Dengan Mbak Ratna Karena Belajar Hipnotis",Yang sangat membangkitkan nafsu gelora birahi sex, Selamat menikmati.


Cerita Sex - Kisah ini terjadi oleh

Cerita Seks Pribadi Nafsu Birahi Dan Orgasmeku Memuncak Saat Bercinta Dengan Dukun Cabul



Cerita Sex Dewasa Ngentot Istri Orang Yang Montok - Cerita Sex 2016 Terbaru, Cerita Dewasa Terbaru,Cerita Sex Hot, Cerita Ngentot , Cerita Seks,  Cersex Selingkuh mahasiswa Horny, Cerdas Bertukar Pasangan Sedarah, Cerits Esex ABG, Cersexgam Anak Smu bugil,Cerita Mesum


Cerita Sex - Cerita panas sebelumnya merupakan kisah cerita dewasa terbaru bergambar Cerita Seks Selingkuh Ketagihan Anal Seks

Cerita Seks Pribadi Nafsu Birahi Dan Orgasmeku Memuncak Saat Bercinta Dengan Dukun Cabul

Cerita Sex Dewasa Ngentot Istri Orang Yang Montok - Cerita Sex 2016 Terbaru, Cerita Dewasa Terbaru,Cerita Sex Hot, Cerita Ngentot , Cerita Seks,  Cersex Selingkuh mahasiswa Horny, Cerdas Bertukar Pasangan Sedarah, Cerits Esex ABG, Cersexgam Anak Smu bugil,Cerita Mesum

Cerita Sex - Cerita panas sebelumnya merupakan kisah cerita dewasa terbaru bergambar Cerita Seks Selingkuh Ketagihan Anal Seks Dengan Endang Yang Montok, Nah untuk kali ini ada Cerita Seks Pribadi Nafsu Birahi Dan Orgasmeku Memuncak Saat Bercinta Dengan Dukun Cabul, Selamat membaca.


“Dina, ku dengar, di daerah dusun luar kota ada orang pinter yang hebat lho, kamu coba aja ke sana, mungkin dia bisa bantu” begitu kata Cintami teman kantorku. Aku menatapnya dan berkata “Dan sekarang ini udah zaman komputer, masa sih kamu nyuruh aku percaya, sama dukun?” kataku dengan arogan. “Lha kan, apa salahnya di coba, apa kamu mau sendirian terus, Ki Bayu itu dukun hebat, sudah banyak yang berhasil” kata Cintami lagi.

 Orgasmeku Memuncak Saat Bercinta Dengan Dukun Cabul



Cerita Seks Pribadi Nafsu Birahi Dan Orgasmeku Memuncak Saat Bercinta Dengan Dukun Cabul
Cerita Seks Pribadi Nafsu Birahi Dan Orgasmeku Memuncak Saat Bercinta Dengan Dukun Cabul

Akupun diam, pikiranku menerawang jauh, memang aku tak penah mau jadi perawan tua, umurku sudah 30 tahun, tapi tak ada seorang cowokpun yang tertarik padaku. Padahal, aku tidak jelek. wajahku cantik, kulitku putih. Latar belakang pendidikanku juga tidak jelek, dengan S1 ekonomi. Aku juga dari keluarga baik baik, dengan ekonomi cukup mapan.

“E...e...eh koq melamun sih” kata Cintami lagi. “ah engak koq, aku lagi mikirin, kerjaan, besok bos mau meeting” kataku asal jawab. “ah, kamu, kerjaan mulu, kamu mesti pikirin juga diri mu dong, lihat ku, umur ku lebih mudah dari mu, anak ku udah dua, kapan kamu mau punya anak, Dina, Dina…” kata Cintami yang terus nyerocos kaya senapan mesin.

Aku masih diam, mendengar nasehat teman baikku ini. “udah deh, kamu coba konsultasi ama Ki Bayu, nih alamatnya” kata Cintami lalu menyebutkan alamat Ki Bayu. Aku pura pura, acuh, tapi otakku mengingat seluruh ucapannya.

“Dina, kalau mau, ku akan temanin kamu pergi ke sana” kata Cintami lagi. “udah deh, Cintami, ku gak percaya ama gitu gituan” , kataku. Cintami menghela nafas, “yah, sudah deh, tapi kalau kamu berubah pikiran kamu bilang aja yah.


Saat itu, lewat Andika, Teman kantorku juga, dia menjabat kepala mekanik. Dia seusia dengan ku, dia juga lajang dan wajahnya tampan. Aku sudah berkali kali menarik perhatiannya, tapi dia tampaknya acuh padaku. “Hai, Cintami, gimana kabarnya anak mu ” katanya menyapa Cintami. “he he baik baik, anak kamu gimana” kata Cintami. “baik juga “jawab Andika bercanda.

Andika berlalu, begitu saja di depanku, seakan akan aku tak ada di situ. Ada rasa kesal di hatiku. Memang benar kata Cintami, aku harus mencoba, kesaktian Ki Bayu, tapi aku terlalu gengsi untuk mengakuinya.

Hari jum’at, malamnya sepulang dari kantor aku melarikan mobilku, memasuki jalan tol dan melaju kencang. Sambil mendengarkan lagu lagu romantis, mobilku melaju cepat. Sampai bertemu pintu keluar, yand di sebutkan Cintami.

Mobilku terus berjalan, dan jalan di perkampungan itu agak rusak. Jalan tak beraspal, penuh debu, dan kerikil. Aku sampai tersesar, dan bertanya tanya orang. Sampai orang terakhir “pak, numpang tanya, rumah Ki Bayu di mana yah?”.

“Oh, Ki Bayu dukun sakti itu yah” katanya. Aku mengangguk, wah mungkin Ki Bayu ini benar benar sakti pikirKu. “itu, ibu lurus saja, nanti lihat rumah catnya hijau putih, nah itu rumahnya” kata orang itu.

Setelah mengucapakan terima kasih mobilku terus melaju pelan, sampai bertemu rumah berciri sama dengan yang di ucapkan orang itu. Aku memarkirkan mobilKu. Memasuki terus rumah, itu dan mengetuk pintu.

“yah, ada apa bu” kata seorang lelaki muda,berumur tak lebih dari 17 tahun. “anu .....dik, Ki Bayu ada?” tanyaKu. “oh, ada tunggu yah, silakan duduk dulu, saya panggilkan bapak” kata anak muda itu, sambil mempersilakan saya duduk.

Mataku melihat sekeliling ruang tamu itu, rumah itu tergolong mewah untuk ukuran kampung. Tak lama munculah lelaki tua berumur sekitar 60 tahunan. Tubuhnya masih tampak kuat. Hanya rambutnya sebagian sudah memutih. Kulitnya hitam legam.

Wajah orang itu agak menyeramkan, lebih cocok menjadi preman di banding dukun. Jari jari yang besar, di penuhi oleh cin-cin dengan batu berwarna warni. “selamat malam, ada yang bisa saya bantu” katanya. Aku masih agak shock melihat penampilan dirinya. “eh, anu pak.. anu “katku terbata. Ki Bayu tersenyum.

Anak muda itu kembali keluar dengan membawa, segelas air “silakan bu” katanya. Aku melihat anak muda. “ini anak saya,” kata Ki Bayu. Anak itu segera masuk kembali. Aku melihat perbedaan yang nyata, anak itu ganteng, dan kulitnya putih, koq bapaknya seperti ini yah pikirku.

Setelah berbasi basi, dan tampaknya Ki Bayu jauh lebih ramah, di banding penampilannya, Aku lalu mengutarakan maksud kedatanganKu. “oh, masalah itu, itu masalah muda, aya kita ke kamar praktekku” kata Ki Bayu.

Aku mengikuti dia, masuk ke sebuah kamar, berukuran cukup luas. Ki Bayu duduk bersila di hadapannya ada meja, yang di atasnya terletak baskom berisi bunga bungaan. Ada anglo, dengan arang yang membara, Ada kasur, dengan alas putih di situ serta beberapa keris dan berbagai pernak pernik perdukunan, yang terlihat berbau mistik.

Tangan Ki Bayu mengambil menyan, segemgam menyan itu di taruh di atas arang yang membara, asap mengepul dengan bau menyegat, memenuhi ruang itu. Kepalaku tersa berkunang, kunang. Dan mulut Ki Bayu berkomat kamit.

“Hmmm kalau dilihat jodoh kamu ada, cuma tertutup, sinar aura kamu gelap” kata Ki Bayu. Aku hanya mengangguk. “Kalau kamu mau Aku bisa menolong kamu, dan aku jamin berhasil” kata Ki Bayu lagi. Aku tersenyum “saya mau Ki, tolong saya”.

“Baik, sekarang, lepaskan baju kamu” kata Ki Bayu. Aku kaget mendengar kata kata Ki Bayu. Naluriku langsung berkata tidak, tapi tanganku mulai mengangkat kaos T-shirtKu. Dan aku perlahan membuka celana jeanku. Kini aku berdiri dengan hanya memakai Bra dan celana dalam saja. Mata Ki Bayu menatap liar tubuhKu Dia menghapiriku. Mulutnya berkomat kamit, tangannya bergerak gerak, aneh sepeti menari di depanKu.

“coba, lepas BH kamu “perintah Ki Bayu. Saat itu tanganku segera melepas kait BH kream Ku tanpa berpikir. Mata Ki Bayu, seperti melahap buah dadaku yang mengantung terbuka. Tangannya segera meraba buah dadaKu. Mulutnya masih terus berkomat kamit, dengan bahasa yang sama sekali aku tak mengerti.

Yang saat ini Aku rasakan ada desakan kuat di rahimKu. Aku merasa vaginaKu mulai berreaksi, aku terangsang. Tangan tangan Ki Bayu terus meraba raba buah dadaKu. Dia meremas, dan memainkan putting susuku. Putting susuku pun menerima perlakuan ini dan agak menegang.

Dan tiba tiba, jarinya menekan selangkangan celana dalamKu. “aghhhh “jeritku. Aku makin terhanyut, dalam birahi yang di berikan Ki Bayu.

Ki Bayu kemudian membaringkan ku di kasur, di ruang itu. Aku benar bena rke hilangan pikiran jernihku, Entah kenapa aku menurut saja. “sekarangkan, kamu bayangkan lelaki yang kau inginkan” kata Ki Bayu.

Setelah berbaring, Ki Bayu dengan nafsu sekali melumat bibirku. Dia menciumku dengan penuh nafsu. Lidahnya juga terus berusaha mesuk ke mulutku. Berputar di sana, menyentuh langit langit mulutKu. Mengelitik, dan memberiku rangsangan yang hebat.

Lidahnya juga menjilati leher, kuping dan pipiku. Ada rasa jijik, tapi Aku tak bisa menolak, Aku hanya memejamkan mata, membayangkan kalau Andika yang melakuan ini semua pada diriku.

Lidah lidah Ki Bayu terus turun hingga ke buah dadaKu. menjilati putting susuKu yang makin mengeras, dan menyedotnya dengan lembut, membuat aku makin terlena. Vaginaku rasanya terus berdenyut, dan lendir nafsuku mengalir deras membasahi celana dalam creamku.

Sambil terus menyusu di tetekku, Ki Bayu juga memainkan selangkangan celana dalamKu. Aku menjadi begitu hot. “asss, ohh Ki, Ki Bayu, saya tak tahan Ki” kataKu.

Aku benar benar terangsang, seumur hidupku, aku baru kali ini merasakan, hal ini. Memang terkadang aku melakuan masturbasi, kalau birahiku meninggi, tapi rasanya tak seperti ini. Rasa nikmat ini benar benar membuatku gila.

Dan Ki Bayu terus saja, memainkan buah dadaKU, dan selangkangan celana dalamKu. Pemainannya ini terus membawaku ke puncak kenikmatanKu. Aku benar benar tak tahan lagi, Aku menjerit penuh kenikmatan, tubuhku bergetar hebat. “Ki Bayu, ahh saya tak tahan …”.

Ki Bayu diam sebentar, menatap tubuhku yang mengelijang, menikmati orgasmeku. Kemudian, yang kulihat, Ki Bayu sudah berbugil ria. Tongkat saktinya bergatung bebas, membuatku bergidik. Penisnya besar dan hitam. “ayo, buka mulut kamu” katanya sambil mendekatkan penisnya ke wajahKu.

Aku seperti di sirep, mulutku terbuka lebar, dan penis itu bermain di dalam mulutku. Ki Bayu, memegang kepalaKu, membelai rambutku yang hitam, dan sebahu, yang selalu aku rawat dengan baik.

Penisnya terus begerak dalam mulutku. Entah kenapa, aku sangat menikmatinya. Tanpa di suruh, aku melakukan gerak seperti di filem filem porno. Ki Bayu juga sangat menikmatinya. Dia mengeram, kenikmatan.

Penisnya terus bergerak maju dan mundur, Aku sediri, dengan nasfu menyedot nyedot kepala penisnya. “ohhh … “dan sperma Ki Bayu memenuhi mulutku. “cepat, telan p-e-j-u Ku, jangan di buang, itu obat” kata Ki Bayu.

Aku menelan spermanya, yang berbau anyir, dan membuatku ingin muntah.

Ki Bayu lalu dengan tenangnya melepas celana dalamku, melebarkan kakiKu, menatap liar pangkal pahaku. Bukit kemaluanku yang berbulu, itu jadi santapan matanya. Jarinya kemudian, bergerak memaikan klitorisku. Aku kembali mendesah. Rasa gatel dan nikmat, kembali menyerang klitorisKu.

Sementara itu dia juga memainkan batang penisnya yang sudah mulai membesar kembali

Dan penis itu mulai mendekat ke vaginaKu. Hatiku menjerit, menolak perlakuan itu. Tapi tubuhku bagai patung, diam saja, tak protes. Perlahan ujung penisnya mulai membuka liang vaginaku yang perawan itu.

Lendir lendir nikmat yang membasahi liang vaginaku memudahkan usahanya. Penis itu bergerak masuk, membuatKu merasa pedih. Dan terus mendesak masuk “sakit, sakit”. Jeritku pelan.

Tanpa peduli, Ki Bayu merobek selaput darahKu. Dia terus bergerak, maju dan mundur Penis besarnya mengisi ruang ruang dalam liang sagamaKu. Rasa perih dan sakit mendera vaginaKu. Aku mengigit bibirku menahan sakit di vaginaKu.

Tanpa peduli dengan keadaanku yang mengerang kesakitan Ki Bayu terus mengoyang tubuhKu. Sebentar kemudian dia mencabut penisnya tubuhku di baliknya, pinggulku di angkatnya Dari belakang, penis itu memasuki tubuhKu. Dan Aku merakan sakit kembali mendera vaginaKu.

Dengan posisi ini aku merasakan penis Ki Bayu makin besar. Melesak dalam liang vaginaku, bergerak keluar masuk dengan cepat.

Ki Bayu dengan penuh nafsu terus merodok vaginaKu. Dia mendengus seperti banteng yang siap menanduk mangsanya. Turus begerak, membuat tubuhku makin mengerang

Hampir 15 menit kemudian, setelah peluh membasahi tubuhnya Ki Bayu mengerang. Aku merasakan cairan spermanya tumpah ruah dalam rahimku.

Aku tersungkur, terberaing tengkurap di kasur itu. Aku lemas sekali. Di sprei berwarna putih tampak jelas, noda merah, darah perawanku. Air mataku menitik, bathinku menganggis. Kesucianku yang ku jaga selama ini telah di renggut dukun cabul ini.

Ki Bayu berjalan ke mejanya. dia mengambil segelas air, dia berkomat kamit. “nih, minum air ini, habiskan” katanya. Aku meminum air itu, dan setelah itu, tenagaku seperti pulih kembali. Aku segera berpakaian kembali. Dan segera pergi dari tempat itu tanpa permisi.

makin mobilku menjauh dari rumah Ki Bayu, aku makin sadar. Dan Aku kembali menangis di mobilku, Aku telah menjadi korban penipuan dukun cabul.

Setibanya di rumah, aku membuka seluruh pakaianku, dan di selangkangan celana dalamku terdapat noda darah, kembali air mataku menitik. Aku segera membasuh tubuh membersihkan dari kotoran Ki Bayu. Malam itu aku tidur dengan mata sembab. Aku tertidur karena ke lelahan.

Di kantor esok harinya, aku seperti tak bergairah. Aku tak bisa bekerja dengan baik. “tok tok tok, pintu ruang kAndikar di ketuk seseorang. “yah, masuk aja “jawab Ku.

“Maaf Dina, eh bu Dina, saya mau lihat laporan pembelian, spare pert mesin,yang bulan lalu?” kata Andika. Aku menatapnya, tak biasanya dia minta laporan pembelian. Karena memang bukan tugas dia. Tapi aku langsung mengangguk, dan mencari file pembelian.

“Oh ...ini pak Andika” kataKu sambil mememberikan file itu padanya. Dia menatapku, aku merasakan kehangatan dari bola matanya. “Terima kasih Bu Dina.” dia menerima file itu, lalu berjalan ke pintu. Dia berhenti sebentar, membalikan badannya lagi “eh maaf Bu Dina, apa eh.. maksud saya” katanya agak gugup.

“ada apa pak Andika, koq kayak bingung” kataku. “eh, anu, saya ada undangan pesta pernikahan teman saya, maksud saya, apa Bu Dina ada acara entar malam, apa boleh saya ajak Bu Dina ke pesta teman saya itu” katanya.

Jantung saya berdebar, kata katanya seperti lamaran buat saya, saya tersenyum, “ah Pak Andika, saya entar malam gak ada acara” kataKu dengan perasaan berbunga bunga.

“Jadi, Bu Dina, bersedia menemani saya ke pesta itu?” tanya Andika lagi. Aku menganggukan kepala. “terima kasih Bu Dina, nanti malam saya jemput yah” katanya yang tampaknya juga gembira sekali.

Saat itu aku termenung, apa semua ini, dari Ki Bayu. Apa dia benar benar begitu sakti.

Jam 5.00 sore aku sudah tiba di rumah. Begitu di kamar, aku melepas seluruh pakaianku, bercermin menatap bayang bayang tubuhku di cermin. Aku mengagumi sendiri bentuk indah tubuhKu.

Hpku berbunyi tepat pukul 5.30. Aku menerima Hp itu, dari Andika. “Bu Dina, apa sudah siap, saya sedang menuju ke sana”. “oh sudah sudah siap “jawabku, dan segera masuk ke kamar mandi, begitu pembicaraan selesai.

Tepat jam 7.00 mobil BMW Andika telah ada di depan rumahKu, aku masuk ke dalam mobilnya. Aku tersenyum dan dia juga tersenyum. Mobilnya pun berjalan pelan. Dia banyak berbicara padaKu. “Dina, apa kamu sudah punya pacar ? “tanya Andika tiba tiba

Aku mengeleng “belum, saya belum punya pacar” kataKu. Andika tersenyum, lalu berkata “Dina, kita sama sama telah berumur, kalau kamu tidak keberatan, bagaimana kalau kita berpacaran saja” kata Andika.

Hatiku dag dig dug, rasa senang, melanda diriku, saat itu juga aku resmi menjadi pacarAndika. Rupa undangan pernikahan itu cuma pura pura, Andika memang ingin mengajakku keluar, untuk menyatakan cintanya.

Kini di kAndikar hari hariku lebih ceria. Tiga bulan sudah kita melewati masa pacaran yang penuh kebahagian. Saat malam minggu Andika mengajakku menginap di Villanya di puncak. Aku tak keberatan, toh Andika sudah meminangku, dan orang tuaku setuju sekali. Kita tinggal menunggu hari untuk melangsungkan pesta pernikanan kita.

Di Villa itu, rasa dingin menyelimuti ku. Andika memelukku erat, memberiku rasa hangat. Bibir kami menempel erat, seakan tak bisa lepas. Tangan Andika pun mulai menjamah buah dadaKu. Aku mulai merasakan kenikmatan dari calon suamiku.

Tangan Andika terus menyusup di balik bujuku, dan memainkan punting susuKu. Saat itu kepalaku rasanya pusing, dan tiba tiba terbayang Ki Bayu. Saat itu diriku menjadi tak enak. Birahi agak menurun. Aku tak suci lagi, bagaimana jika Andika tak bisa menerima diriku.

Andika terus saja menstimulasi tubuhKu. Bajuku dilepasnya, dan kini aku sudah hampir bugil total. Andika terus menjilati buah dadaKu. Rasa birahi perlahan bangkit kembali Andika pun mulai membuka celana dalamku.

Dia sendiri membuka celananya. Aku menatap penisnya yang jauh lebih kecil dari milik Ki Bayu. Dia mendekat, dan membuka lebar kakiKu. Dia mau melakukan penetrasi. “Andika, apa tidak kita tunggu sampai menikah nanti” kataKu. Sambil mencium keningku Andika berkata “sayang, sejak aku menyatakan cintaku, aku sudah menganggap kamu istri saya sayang”.

Tiba tiba penis itu telah masuk, aku pura pura menjerit “aduh, sakit sekali Andika”. Padahal Aku tidak merasakan apa apa, aku merasa hambar. Andika terus bergoyang, dengan nafsu, penisnya bergerak dengan cepat keluar masuk.

Aku pun terus mendesah, walaupun tak merasakan apa apa. Andika terus mengoyang tubuhku. Udara dingin pegunungan itu, tak mampu membendung peluh yang membasahi tubuhnya. Andika mengeram, dan dia melepas spermanya.

“Oh, sayang aku sangat menikmatinya” katanya sambil menciumi bibirku dengan mesra. Setelah itu Andika terbaring kelelahan, tak lama dia tertidur.

Aku termenung di toilet, aku heran aku tak merasakan apa apa, ada nafsu, vaginaku berlendir, tapi aku tak bisa merasakan penis Andika. Vagina seperti mati rasa. Apa yang terjadi dengan diriku. Saat itu bayang bayang Ki Bayu membayangi diriku lagi.

Aku hanya berharap, aku terlalu tegang karena sudah tak suci lagi.

Esoknya pagi pagi Andika telah bangun. Dia mencium keningku,” selamat pagi Dina sayang”. Aku pun tersenyum. Dan Andika sama sekali tak menanyakan soal keperawanan ku. Ini membuatku menjadi tenang.

Setelah itu, Andika kembali mencumbuku. Kini dengan tanpa beban, Aku bisa terangsang dan menikmati setiap sentuhannya. Tapi tetap saja aku tak bisa merasakan penis Andika. Sama sekali mati rasa, seakan akan, penis Andika tak ada. Dan bayang bayang Ki Bayu selalu menghapiriku. Ini membuatku sangat menderita. Andika membuat birahi yang memuncak, tapi tak terselesaikan.

Aku tak bisa membicarakan hal ini dengan Andika. Aku hanya bisa berpura pura menikmati permainannya.

Hari itu, aku sudah berencana, ingin menanyakan masalah ini pada Ki Bayu. Sepulang dari kAndikar kembali aku memacu mobilku ke tempat Ki Bayu. Menyusuri jalan jalan berdebu, sampai tiba di rumah Ki Bayu.

“Lho......ada masalah apalagi, neng, apa ilmuku tak berhasil ? “tanya Ki Bayu. Aku mengutarakan kondisiku. Ki Bayu mengajak Aku ke kamarnya lagi.

Kembali kepala pening karena asap menyan yang mengepul. “sini, biar saya periksa” kata Ki Bayu. Sambil membuka bajuku juga bra Ku. Dia melihat buah dadaKu “hmm, kilihatannya normal aja”. Kemudian dia juga membuka celanaKu berikut celana dalamnya.

Sambil duduk, tangan Ki Bayu, membuka belahan vaginaKu. “Hmm, normal aja” katanya berguman. Lalu lidahnya menjulur, dan klitorisku menjadi sasarannya. nafsuku tiba tiba menjadi tinggi. “oahhh Ki, ada apa dengan kemaluan saya “desahKu.

Lidah Ki Bayu terus merangsang syaraf syaraf sensitif di vaginaKu. Lendir kenikmatanku mengalir deras. “oh Ki, enak sekali, terus Ki, enak sekali “desahku. Aku benar benar merasa gatel di klitorisku. Setelah bermain tak terpuaskan dengan Andika, sekarang aku benar-benar merasakan nikmat.

Lidah Ki Bayu aktif sekali, dan tubuhku bergetar, menerima rangsangannya. Rangsangan yang tidak ku dapati dari Andika. Sebentar saja, tubuhku bergetar hebat. Aku kejang kejang, Aku tenggelam dalam kenikmatan Ki Bayu.

Setelah membiarkan aku sebentar, kembali tangan Ki Bayu meraba raba bagian dadaKu. Putting susuku juga tak luput menerima sensasi nikmat Ki Bayu. Birahi perlahan naik lagi. Dan tanganku juga meraba raba selangkannya. “Ki, saya mau ini” kataKu.

Ki Bayu mengeluarkan senjatanya, dan membiarkan Aku memainkannya. Tanganku seperti gemas sekali, mengocok ngocok penis besar Ki Bayu. Sampai Aku merasakan gatel di Klitorisku, dan Aku memintanya “Ki, ayo masukin aja, aku udah gak tahan “pintaku.

Dan Ki Bayu membalikan tubuhKu. Aku tahu dia ingin memasukannya dari belakang aku langsung menungging. Aku mendesah, ketika ujung penisnya menyentuh klitoriKu Ki Bayu dengan lembut mengesek ujung penisnya di Klitorisku. Aku mendesah “ohh Ki, udah gak tahan, masukin aja..” pintaku merengek.

Pelahan Ki Bayu mendorong masuk penisnya. Aku merasakannya, tiap tiap centi, daging itu menerobos masuk ke kemaluanku. Aku mengerang nikmat, begitu juga Ki Bayu, merasakan jepitan erat vaginaku. Tubuhnya bergerak, seiring penisnya keluar masuk vaginaku.

Aku benar benar merasakan nikmat bersetubuh, dengan seorang pria. Sebentar saja tubuhku kembali bergetar hebat. Aku menerima puncak kenikmat itu dari Ki Bayu.

Tahu, aku tengah menikmati orgasmeKu, Ki Bayu diam sesaat, lalu mulai bergerak dengan lembut. perlahan menaikan kembali birahi. dan turus mengocok dengan cepat.

Membawaku ke puncak nikmatku lagi.

Tiga kali aku di buatnya orgasme, sampai dia pun mengerang, menikmati orgasmenya di vaginaKu. Tubuhku pun menjadi lemas.

Setelah, aku berpakaian, dan merapikan pakaiaanKu. Aku kembali menanyakan masalahKu. Ki Bayu membelai rambutku, “Sudahlah, saya akan coba, membantu kamu”.

Dalam perjalan pulang, mobilku berjalan lambat. Aku berpikir, kenapa aku begitu suka permainan sex Ki Bayu. Aku sepertinya ke tagihan oleh permainannya. Aku seperti ingin membatalkan pernikahanku dengan Andika. Dari pada menikah, tapi bathinku tersiksa, lebih baik aku sendiri pikirKu.

Hari pernikahanku akhirnya tiba juga. Dimana Aku dan Andika menjadi raja dan ratu sehari. Andika pun telah menyediakan tempat bernaung untuk ku. Sebuah rumah yang cantik di perumahan yang cukup elit.

Dan Pesta perkawinanku juga tergolong mewah, dengan di hadir lebih dari seribu orang, kerabat ku dan Andika, serta orang tua kami.

Malam harinya, Aku bercinta dengan Andika secara resmi. Sama seperti sebelumnya, vaginaKu mati rasa. Aku terangsang, menikmati cumbuan suamiku, tapi ketika nafsuku sudah tinggi, sewaktu Andika melakukan penetrasi, aku tak merasakan apa apa. Tidak ada rasa sakit dan tidak ada rasa nikmat. Sangat berbeda dengan Ki Bayu.

Setelah Andika ejakulasi, dan Aku belum apa apa, Aku berbaring saja. Hatiku gembira menerima sosok Andika sebagai suamiKu. Andika suami yang baik. Tapi Badanku menolak Andika. Badanku seperti milik Ki Bayu.

Di saat ini, sepertinya Aku ingin melarikan mobilku dengan kencang menuju rumah Ki Bayu, dan melampiaskan birahiku padanya.Malam pengantin ini membuat hatiku bahagia, tapi badanku menangis dan kecewa ,Entah apa yang akan terjadi besok.

Setelah melewati malam pengantin dengan kekecewaan, Aku makin merasa jemu dengan suamiku Andika. Di lain pihak aku juga merasa kasih sayang dia. Sebagai pengantin baru, Andika sangat memeperhatikan Aku.

Andika bahkan tidak mengizinkan Aku untuk berkantor lagi. “Mami, sekarang mami, di rumah saja, ngapain cape cape kerja,biar papi yang cari duit, mami mau berapa “begitu katanya. Teman teman ku mengatakan aku sangat beruntung bisa bersuamikan Andika.

Aku tak tahu, perasaanku dengan Andika, hambar. Hampir tiap malam aku bercinta dengan Andika. Tiap malam pula aku kecewa. Lebih baik jika Andika tidak mengajakku bercinta. Lebih baik kita tidur saja, itu pikirku dalam hati.

Tapi tidak, Andika mencumbuku, membuatku terangsang. Aku tak bisa menolak suamiku sendiri. Andika membuatku sangat terangsang dengan cumbuan cumbuan mesranya, tapi aku tak bisa terpuaskan, aku tak bisa orgasme. Berapa lama pun Andika mengoyang vaginaku dengan penisnya, tetap Aku tak merasakan apa apa. Seperti ada sesuatu yang menjaga vaginaku, menahan orgasmeku.

Ini membuat Aku kesal dengan Andika. Apa lagi setelah itu dia biasanya terlelap membawa kenikmatannya sendiri. Sedang Aku hanya bisa, termenung. Di saat seperti ini yang ada di bayangan sosok Ki Bayu, dengan penisnya.

Aku segera menghindar, Aku melakuan sesuatu, menonton televisi, atau apa saja. Aku tak mau memikirkan Ki Bayu, Aku milik suamiku, aku harus setia, itu yang selalu aku tanamkan dalam diriku.

Pagi itu, setelah sarapan suamiku sudah siap berangkat ke kantor. Dia mencium keningku, lalu dia meremas pantatku, sambil berbisik “Hmmm Mami apa semalam goyangan papi hebat gak?”. Aku tersenyum “hebat pi, hebat “jawabku. “entar malam papi goyang lagi yah” katanya. Aku hanya mengangguk, dalam hatiku lebih baik tidak usah bercinta.

Apa aku harus hidup dalam kepura puraan. Kenapa vaginaku tak bisa menerima penisnya. Kenapa mati rasa, kenapa. Ki Bayu, apa yang kau lakukan terhadap diriku ?

Setelah Aku mandi, Aku berencana akan ke Dokter Genekologi (ahli kebindanan ). Aku tak mau lagi ke Ki Bayu. Aku mau yang logic pikirku.

“Ya bu .....selamat siang, ada masalah apa “tanya Dokter itu. “begini dok, saya tak bisa merasakan penis suami saya” kata saya. Dokter itu tersenyum “maksud ibu, tak bisa terangsang ? “tanya Dokter itu lagi.

“bukan, saya terangsang, bahkan sangat terangsang, tapi waktu suami saya mulai, vagina saya mati rasa, tak merasakan penis suami saya..” kata saya. “tak merasakan penis.. hmmm hmm “Dokter itu berguman sendiri.

“kalau ibu menyentuh vagina ibu, apa ibu merasakannya ? “tanya Dokter itu lagi. Aku menatap Dokter itu, sepertinya dia tak percaya pada cerita saya, sepertinya saya mengada ada. “tentu saja, saya bisa merasakan jari saya Dokter” kata saya.

Dokter itu segera  mangut mangut “jadi ibu Dina bisa merasakan ibu jari saya di vagina ibu , tapi tak bisa merasakan penis suami ibu di vagina ibu”. Intonasi nya seperti mengejek. Aku menatap Dokter itu lagi, “saya ini sungguhan ada masalah Dokter, saya tidak bercanda”.

“Oh, maaf bukan begitu maksud saya bu, karena saya baru kali ini mendapat kasus seperti ini” kata Dokter itu. Aku diam. “Ok, begini, ibu silakan berbaring, saya coba periksa” kata Dokter itu kemudian.

Aku menurutinya, aku berbaring. “maaf Bu, saya harus memeriksa vagina Ibu” kata Dokter itu. Aku mengerti, aku melepas celana dalam ku. Dokter itu mulai memakai sarung tangan karetnya. Dia mulai memeriksa vaginaku.

Dia membuka bibir vaginaku, lalu jarinya di masukan ke memekku. Dan kemudian dia mencabut jarinya. “Ibu, bisa merasakan jari saya “tanya Dokter itu. “ya, bisa Dok” kataKu. “saya, rasa vagina ibu normal normal saja, mungkin ini hanya pskikologis saja, karena ibu kan pengantin baru” kata Dokter itu.

“Apa maksud Dokter saya stress” kata saya. “yah mungkin” kata Dokter itu. Aku benar benar tak puas atas jawaban Dokter ini. Dan aku melihat tubuh Dokter itu mengejang hebat . Kemudian dia bengong sebentar. “Dok, kenapa ?’ tanya saya keheranan melihat tingkahnya. “Oh tidak apa apa” katanya.

“Ok coba saya periksa sekali lagi, untuk lebih jelasnya” kata Dokter itu. Dia melepas sarung tangan karetnya. Lalu jarinya membuka bibir kemaluan saya. Jarinya memainkan klitoris saya. Sekarang saya merasakan sesuatu yang lain.

Jari jarinyapun terus memainkan klitoris saya, saya mengigit bibir saya, lendir saya mulai merembes keluar liang vagina saya. Dengan adanya lendir saya, jari jari itu lebih terasa, di klitorisku yang makin membesar. Bibir vaginaku juga terasa menebal akibat rangsangan nikmat yang di beri Dokter itu. Sensasi ini, seperti yang di berikan Ki Bayu.

makin lama diriku makin terhanyut, mataku terpejam, tanganku mencengkram pingir ranjang praktek dokter itu. “bagaimana, bu apa ibu, bisa merasakan nikmatnya” kata Dokter itu. “hmm, haa, hmm “hanya itu suara yang keluar dari mulutku.

Lidah Dokter itu juga menjilati vaginaku. Tubuhku mengeliat, kenikmatan, lendir yang keluar liang vaginaku makin menjadi. Tubuhku terus gemetar “ohh, Dokter saya merasakan, ahh, ahhh, nikmat.. saya tak tahan, ahhh”. Lidah Dokter itu terus mengaduk aduk vaginaku. Tubuhku segera mengeliat, dan akhirnya menegang kejang, Aku menerima orgasme yang aku rindukan selama ini. “Lihat, vagina anda normal saja kan” kata Dokter itu.

“Sekarang saya akan periksa t-e-t-ek  ibu yah” kata Dokter itu yang tanpa permisi membuka bajuku. Buah dadaku di remas remas, dan putting susuku di mainkan sesuka dia. Tubuhku mengelinjing, kenikmatan. Lidahnya juga menjilati putting susuku.

“Aahh, Dokter, saya jadi nafsu sekali, cepat isep pentil saya dong..” pintaku dengan tak malu malu. Dokter itu juga sangat bernafsu dengan tubuhku. Diapun menyedot putting susuku, dengan nafsu. Aku benar benar nikmat, dan mulutku terus mengerang ngerang, kenikmatan. Puas bermain dengan buah dadaku, Dokter itu menyodorkan penisnya ke mulutku. Penis yang sebesar penis suamiku itu aku kulum dengan nafsu. Aku menyedot nyedot, mengocok, dan terus membuat Dokter itu mengerang kenikmatan.

Doket itu terus mengocok penisnya di mulutku, maju mundur dengan cepat, sampai aku merasakan penis itu diam, dan mulutku penuh dengan spemarnya. Dia mencabut penisnya yang telah layu itu keluar dari mulutku. Dia berjalan, dan memegang kakiku, lalu membuka kakiku selebar mungkin. Wajahnya sepertinya berubah, Dokter itu menjadi sangar. Penisnya dengan begitu cepat telah menegang kembali.

Dan dia mulai melesakkan penisnya masuk ke vaginaku. Aku merasakan penisnya memenuhi relung relung di dalam vaginaku. Aku merasakan penisnya besar sekali. Padahal tadi jelas jelas, aku melihat penisnya hanya sebesar penis suamiku. Aku merasa nikmat yang luar biasa, aku mengerang. Aku mendesah, tubuhku terus mengeliat, pinggulku bergoyang, seirama desakkan penis Dokter itu. Aku terus mendesah. Tak lama tubuhku, menegang “ohhh gatel, aku keluarrr”.

Tanpa memberiku waktu, untuk menikmati orgasme, Dokter itu terus mengoyang tubuhku. Aku mengelijang dan ada  ngilu. Dan kemudian  dengan aktifnya penis Dokter itu yang terus mengesek dinding vaginaku, nafsu ku bangkit lagi.

Lima menit berikutnya aku mencapai puncak kenikmatan kembali. Hampir tiap lima menit rasanya tubuhku mengejang, merasakan puncak nikmatku. Entah berapa kali, aku berorgasme, sampai Dokter itu melepas spermanya di dalam liang vaginaku.

Setelah Dokter itu melepas, batang penisnya dari liang vaginaku. Aku kembali mengenakan pakaianku. “nah, bagaimana, berasakan, berarti anda memang suka sama penis orang lain” kata Dokter itu. “ha, apa maksudnya Dokter?” tanyaku.

“Yah, kamu memang tipe istri yang suka selingkuh, kamu doyan n-g-e-n-t-o-t sama orang lain ha.. ha.. ha.. “ejekan Dokter itu membuat panas hatiku. Aku segera keluar dari ruang praktik Dokter itu, dan langsung berlari pulang.

Di rumah, aku menangis, hatiku pedih, baru kali ini aku di rendahkan orang seperti itu. Tapi aku juga merasakan nikmat yang luar biasa, yang di berikan Dokter itu. Aku memenuhi bathtub ku dengan air hangat, lalu aku berendam. Aku memejamkan mata, aku lebih merasa bersalah terhadap suamiku sekarang. Apa kata kata dokter itu benar.

Sensor hindungku seperti menangkap bau menyan. Aku membuka mataku, tak ada apa, hanya imajinasiku saja pikirku. Kembali aku menenangkan diri, air hangat ini membuat otot otot ku menjadi rilex.

Tida tiba, aku merasa seperti ada yang mengelitik vaginaku. Aku langsung berdiri, memegang vaginaku, aku tak menemukan sesuatu, bulu kudukku sontak berdiri. Apa apa ini. Tida tiba tubuhku kaku, aku tak bisa mengerakan anggota tubuhku, bibirku terkunci, aku seperti patung.

Dalam keadaan tegang itu, aku merasa jelas sekali seperti ada sosok yang tak nampak mata sedang merabai vaginaku. Benda seperti jari jari tangan itu menyelinap masuk ke tubuhku, bermain di dalam liangku. Anehnya, aku merasakan sensasi nikmat yang luar biasa. Dalam keadaan tubuh yang kaku, lendir kenikmatan ku keluar begitu saja.

Semua organ sex ku, menjadi sangat terangsang. Aku benar benar nikmat, samapi tak bisa menahan kenikmatan itu, tiba tiba tubuhku terbebas dari ke-kaku-annya, tubuhku bergetar hebat, “ohhhh ahhhhh”.

Tubuhku terjatuh dalam bathtub, terpeleset, rebah. Kini tubuh kembali merasakan air hangat di bathtubku. Mataku terasa berat sekali, rasa ngantuk menyerangku, aku seperti melayang, dalam setengah sadar aku mendenga suara yang ku kenal, sayup sayup Ki Bayu berkata “bagai mana Dina, apa kau merasa nikmat dengan permainanan ku tadi, kau memang istri yang suka selingkuh ha.. ha..ha.. “

“Mami, mami..”. Aku merasa tubuhku di goyang, di bangunkan, aku membuka mataku, aku melihat suami dengan wajahnya yang kawatir. “mami, kamu kenapa sayang, ayo bangun,” kata suamiku menarik tanganku.

Tapi tubuh seakan lemas tak bertulang, “papi.. mami sakit, pusing…” suaraku lemah. Suamiku langsung mengendongku, membawaku ke kamar, dan memaringkan tubuhku di ranjang.. Tubuh tak bisa bergerak, suaraku sesak, tapi kesadaranku tetap tinggi. Bola mataku bisa melihat jelas, wajah kawatir suamiku.

Tangannya sibuk menekan tombol Hp nya. Dia menelpon Dokter Benny, dokter keluarganya. Selagi menunggu ke datangan Dokter Benny suami saya dengan penuh kasih sayang, membelai rambutku, dia mencium keningku.

Hatiku menjerit, Andika maafkanlah diriku. Setelah Dokter Benny tiba, tubuh langsung di periksa. “bagaiman dok, apa istri saya kena stroke ? “tanya suamiku dengan cemas.

“Hasilnya Setelah di cek tekanan darah normal, detak jantung juga normal, tak ada tanda tanda stroke” kata Dokter Benny.

“Dan lalu apa, penyakitnya Dok ? “tanya suamiku. Dokter Benny tampak bingung juga, dia berkata “Untuk sememtara, saya menduga istri anda kelelahan”. Suami tampak tak puas dengan jawaban Dokter Benny. “begini saja, saya akan memberi resep, kita lihat besok, jika tidak ada perubahan, bawa istri kamu ke rumah sakit” kata Dokter Benny.

Besoknya Aku di bawa suamiku ke rumah sakit, Tubuhku masih lemas, tapi aku sudah bisa mengerakkan anggota tubuhku. Dari hasil pemeriksaan USG, dan hasil tes Lab, tubuhku normal saja. Ini yang membuat suamiku bingung.

Aku tahu penyakitku, aku tahu penyebabnya Ki Bayu, dia menginginkan kehangatan tubuhku, dia tak mau melepaskan tubuhku. Dalam keadaan setengah sadar di bathtub beberapa hari yang lalu, aku seperti berbicara dengan Ki Bayu.

Ada semacam telepati atau filing baha Ki Bayu menginginkan tubuhku, dan nanti dialah yang akan membuat tubuhku suka dengannya. Walaupun jiwaku menolak dan  hatiku tidak sudi.. tetapi tubuhku menginginkan Ki Bayu. Dan kurasa Ki Bayu tidak akan melepaskan tubuhku.

“Begini Mami, tadi Cintami menyarankan aku untuk  membawa kamu ke orang pintar, dia ada kenalan namanya Ki Bayu” kata suamiku. Kepalaku rasanya seperti di pukul palu besar. “Tapi apa papi percaya sama dukun” kataku. “Percaya aja kalau memang bisa menyembuhkan mami, apa salahnya dukun” kata suamiku lagi. “Aku tidak mau Pi” kataku.

Selagi suamiku sedang mandi, maka kucoba menelpon Cintami. “Cintami kamu gila yah, kenapa kasih tau Andika masalah Ki Bayu?”. “tenang Dina, ku ngak bilang kamu dapet jodoh dari Ki Bayu koq ““kamu engak tahu yah, ku tuh udah di......” aku segera menghentikan kata kataku.

Akupun tak pernah menceritakan tentang hubungan ku dengan Ki Bayu. Kalau aku bicara takutnya akan menjadi bumerang bagiku. Dina pun bertanya “tahu apa ?, kamu kan bisa dapet Andika dari dia juga to...., lha kenapa kamu ga  minta tolong sama dia?”. Akupun  menarik nafas “yah sudah deh... biar kupikir-pikir dulu” kataku sambil memutus hubungan telepon itu.

Dan pada keesokan harinya, tanpa ku ketahui suamiku, pulang dengan membawa Ki Bayu.
“Hi...mami, itu di ruang tamu ada  Ki Bayu, dia bilang akan mencoba mengobati kamu” kata suamiku. “ha, Ki Bayu, aku gak mau, aku gak percaya dukun” kataku protes. “sudalah mi, di cobakan ngak ada salahnya” kata suami merayuku. Benar benar Ki Bayuo tak mau melepaskan diriku.

Aku mengalah saja , dan suamiku segera membawa Ki Bayu masuk ke kamarku. Ki Bayu pun tersenyum saat melihatku, aku memandang rendah dirinya. “Saya akan periksa istri bapak” kata Ki Bayu kepada suamiku. “Silakan pak” kata suamiku.

Dan segera saja Ki Bayu memegang tanganku. sambil mulutnya berkomat kamit. “wah, istri anda di ikuti barang halus” kata Ki Bayu. “wah, bisa di tolong Ki?” tanya suamiku. “oh ini hal mudah..” kata Ki Bayu.

“Begini ...., sekarang saya minta berduaan dengan istri anda, Dan selama pengobatan tidak boleh ada yang mengganggu , karena jika konsentrasi saya terganggu maka jiwa istri anda akan terancam, apakah anda mengerti ?” kata Ki Bayu.
“Oh saya mengerti Ki” kata suami saya tanpa curiga.

“Mami, saya tinggal dulu yah, biar lah kita kasih sesempatan sama Ki Bayu” kata suamiku. Aku diam saja, mau bilang tidak rasanya tidak mungkin.

Setelah suamiku keluar ruangan, Ki Bayu langgsung saja mengunci pintu kamarku. Dan aku benar- benar tak bisa apa apa, kini aku harus ditiduri Ki Bayu di ranjang ku dan suamiku sendiri.
Ki Bayu pun segera  mendekat, Aku melotot “jangan macam macam, aku akan teriak “ancamku.

“Apa kau sudah  lupa yah, dari siapa kau mendapatkan suamimu lagi” kata Ki Bayu sambil membuka celananya. Penisnya yang besar mengacung tepat di wajahku. Setelah melihat penisnya tubuh seketika mendapat tenaga extra. Aku seperti tak bisa mengatur tubuhku.

Aku meraih batang penisnya tegak itu, memainkan dengan nafsu. Lalu aku membuka mulutku lebar lebar, dan aku mengulum penisnya. Penis itu aku sedoot sedot, sepreti anak kecil yang mengharapkan susu dari ibunya..

Ki Bayu memegang kepalaku, dan terus mengocok batang penisnya di mulutku. Kira kira lima belas menit, Ki Bayu memuntahkan spermanya dalam mulutku. Bagai orang ke hausan air maninya aku telan. Rasanya kerongkongan ku dingin dan suara serak ku hilang.

Dan tanpa ragu Ki Bayu pun  segera memreteli pakaianku satu persatu. kini dengan senyum penuh nafsu Ki Bayu menatap tubuhku, yang hanya memakai celana dalam pink. Lidahnya terus membangkitkan nafsu birahiku di seputar buah dadaku. Aku tak bisa apa apa, aku seperti wanita haus belaian sex, dari Ki Bayu.

Klitorisku rasanya mulai gatel, lendir pun mulai membasahi selangkangan celana dalamku. Sambil terus menjilati buah dadaku dengan nafsu jarinyapun bermain di selangkangan celana dalamku. Tanpa sadar, aku melebarkan kakiku sendir, sehingga jari Ki Bayu leluasa memainkan selangkangan celana dalamku.

Kemudian sentuhan jari Ki Bayu sangat terasa menembus celana dalamku. Lendir terus membasahi celana dalamku. Klitorisku semakin terasa gatel. Aku mulai tak tahan, aku mendesah pelan “shhh, Ki aku gak tahan..”. Ki Bayu terus memainkan tubuhku “yah, Dina, akuilah kamu membutuhkan diriku, kamu membutuhkan kepuasan dariku “

Dan akupun mengerang erang kenikmatan “yah Ki, Dan aku butuh, aku mau Ki.. aku mau..”. Jari Ki Bayu pun semakin cepat, kemudian tiba-tiba tubuhku bergetar hebat dan memekku sangat basah. Tubuhku melengkung, tandanya aku mencapai puncak birahi.

Dengan tanpa melepas celana dalamku, Ki Bayu memasukan penisnya dengan menyingkap celana dalamku ke samping. “Aaahhh.. Ki…”.
“Nampaknya kamu suka Dina..” kata Ki Bayu setelah seluruh batang penis besarnya menancap di liang memekku. “Oooooh Ki, saya suka sekali . ayoooh goyang terus  Ki “pintaku.

Dan Ki Bayu pun bergerak, maju dan mundur, penisnya yang besar itu merodok liang vaginaku dengan nafu yang tinggi. Aku mendesah desah, nikmatnya tak bisa kubayangkan. Gesekkan penis besarnya, membuat klitorisku menjadi membengkak. karena nikmat.

Ki Bayu terus saja mengoyang liang vaginaku, Dan aku benar benar di buatnya melayang, tak lama kemudian tubuhku mengejang, mencapai puncak birahiku. Hingga beberapa kali aku mencapai klimaks, Sampai-sampai Ki Bayu juga menyumburkan spermanya di memekku.

Dan setelah batang penisnya tercabut, Ki Bayu merapikan celana dalamku, dan dia membiarkan spermanya di dalam liang vaginaku. Akupun sama sekali tak keberatan. Dan anehnya aku malah merasakan vaginaku menjadi sensitif.

Dan Anehnya tubuhku kembali normal seperti sediakala. Malahan terasa lebih sehat. Ki Bayu menyuruhku berpakaian kembali lalu dia memanggil suamiku.

“Lihatlah istri anda telah sembuh” kata Ki Bayu. Suamiku menghampiri diriku “wah, bagaimana Mi, apa sudah mendingan”. “yah, aku jauh lebih baik “jawabku.Suamiku pun mengucapkan terima kasih pada Ki Bayu.

“Emmm...Begini, sekarang istri anda telah sehat, akan tetapi mahluk halus yang berhasil saya keluarkan dari tubuh istri anda, pasti bisa balik lagi” kata Ki Bayu.
“waduh...terus baiknya gimana Ki ? “tanya suamiku pada Ki Bayu.
“Hmm ...Yahhh, saya harus menjaganya untuk beberapa Hari di tempat ini” kata Ki Bayu menerangkan pada suamiku..

“Oh kalau begitu saya berterima kasih Ki, karena Ki Bayu mau menolong kami, Ki Bayu bisa menempati di kamar atas, itu kamr khusus buat tamu yang menginap di rumah kami ". kata suamiku. “Kalau begitu baiklah” kata Ki Bayu setuju.

Dan kemudian mereka ke luar dari kamar ku, dan suamiku membawa Ki Bayu ke kamar atas.Tanganku segera menyelinap ke balik celana dalamku, meraba vaginaku yang basah oleh sperma Ki Bayu, meraba klitorisku sendiri, dan merasa nikmat.

Setelah  melihat kondisi tubuhku yang sudah pulih kembali, suamikupun tampak sangat gembira sekali. Malam itu dia mencumbuku dengan hebatnya, sudah seminggu ini aku tak bisa melayaninya. Malam ini suamiku menagih minta jatah ML. Aku segera  bercumbu denganya hingga suamiku terangsang sekali.

Tapi tetap saja, setelah penis itu dalam vaginaku aku tak merasakannya. Suamiku mendasah kenikmat, memuji muji betapa nikmat liang vaginaku, sedang aku sendiri tak pernah merasakan nikmatnya penis suamiku. Dan akhirnya suamiku mencapai puncak kenimatannya. dangan menyiram banyak sperma di rahimku.Akupun hanya tersenyum. Tak lama suami yang ke lelahan itu telah terlelap.

Kakiku langsung melangkah kecil, perlahan gagang pintukamarku aku buka, aku berjalan mengendap endap ke kamar atas. Dan Ki Bayu, sepertinya sudah tahu, kulihat dia sudah bersiap siap. Akupun melepas gaun tidurku.
” Coba katakan apa yang ada di hatimu” kata Ki Bayu. “Ki, puaskan diriku, aku ingin Ki “pintaku.

Ki Bayu merangkul diriku, menyuruh aku menunging, penisnya yang telah siap itu, di masukan dari belakang. “heemm” desahanku yang ku tahan.
“Dina, menjeritlah sepuasmu,  Dan sekeras apapun jeritanmu suamimu tak akan bangun ha ha ha” kata Ki Bayu. Penis itu terus mengesek dinding vaginaku, akupun menjerit, mengerang nikmat. Sampaii aku  merasa puas.

Dan setelah nafsuku terpuaskan, aku segera mengenakan pakai-an ku kembali. “Ki Bayu, apa Ki Bayu bisa mengemudikan mobil?” tanyaku. Ki Bayu tersenyum, sambil dia mengelus elus punggungku.

Aku berjalan menurunin tangga rumahku, dan kembali ke kamar tidurku. Kali ini aku tertidur dengan membawa kenikmatanku. Dan pada keesokan paginya tubuhku terasa segar sekali dan wajahku juga berseri seri. “Mami.... wah sekarang mami benar benar sudah sehat ya?” kata suamiku. Akupun mengangguk kemudian memeluk dan mencium suamiku.

“Pi..... Gimana kalau Ki Bayu kita jadikan sopir pribadi aja, Dan Ki Bayu sudah setuju tuh” kataku.
“Oh, kalau dia mau tentu saja boleh” kata suamiku.

Akupun tersenyum kegirangan sambil memeluk dan mencium pipi suami ku. Ahhaaa....dalam batinku , hari-hariku pasti lebih indah dan menyenangkan karena aku seperti Ratu yang dimanjakan oleh suamiku dan juga Ki Bayu , laki-laki yang bisa memuaskanku.

End by asyik-coi.blogspot.com - Cerita Dewasa sex hot bergambar,Cerita Dewasa Terbaru Bergambar 2016,Cerita Sex bergambar terpanas,cerita selingkuh hot bergambar,Cerita Sex Mei 2016,cerita seks april 2016,cerita seks terbaru april 2016,cerita sex terbaru terpanas,cerita sex 2016 bergambar,cerita dewasa selingkuh bergambar,cerita dewasa terbaru bergambar,cerita sex selingkuh bergambar,cerita seks terbaru terpanas,cerita seks selingkuh bergambar,cerita terpanas bergambar,cerita dewasa bergambar terbaru 2016,cerita sex bergambar april 2016,cerita dewasa bergambar terbaru,cerita sex bergambar terbaru april 2016,cerita dewasa hot bergambar,cerita horny bergambar,cerita dewasa yang bikin horny,cerita sex april 2016,cerita dewasa terbaru april 2016,cerita abg hot bergambar,cerita dewasa terbuai.

Cerita Seks Party Dientot Penjaga Villaku Yang Gagah Dan Bergairah


Cerita Dewasa, Cerita Horny, Cersex2016, Cersex Bergambar 2016, Cerita Seks Party - Kisah Panas antara aku dan penjaga villaku sendiri yang berjudul "  Cerita Seks Party Dientot Penjaga Villaku Yang Gagah Dan Bergairah " Yang sangat membangkitkan nafsu gelora birahi sex, Selamat menikmati.



Cerita Sex - Hari itu, sekitar jam 12 siang, aku baru saja tiba di vilaku di puncak. Pak slamet,

Cerita Seks Selingkuh Ketagihan Anal Seks Dengan Endang Yang Montok


Cerita Sex Dewasa Ngentot Istri Orang Yang Montok - Cerita Sex 2016 Terbaru, Cerita Dewasa Terbaru,Cerita Mesum, Cerita Ngentot Istri, Cerita seks Istri,  Cersex Selingkuh mahasiswa Horny, Cerdas Bertukar Pasangan Sedarah, Cerits Esex ABG, Cersexgam Anak Smu bugil,Cerita Mesum SPG Bispak.



Cerita Sex - Cerita panas sebelumnya merupakan kisah cerita dewasa terbaru bergambar Cerita Seks

Cerita Seks Selingkuh Ketagihan Anal Seks Dengan Endang Yang Montok

Cerita Sex Dewasa Ngentot Istri Orang Yang Montok - Cerita Sex 2016 Terbaru, Cerita Dewasa Terbaru,Cerita Mesum, Cerita Ngentot Istri, Cerita seks Istri,  Cersex Selingkuh mahasiswa Horny, Cerdas Bertukar Pasangan Sedarah, Cerits Esex ABG, Cersexgam Anak Smu bugil,Cerita Mesum SPG Bispak.

Cerita Sex - Cerita panas sebelumnya merupakan kisah cerita dewasa terbaru bergambar Cerita Seks Selingkuh Nikmatnya Nonokku Dientot ABG Tetangga Hingga Hamil, Nah untuk kali ini ada Cerita Seks Selingkuh Ketagihan Anal Seks Dengan Endang Yang Montok, Selamat membaca.

Ini Cerita sudah terjadi beberapa bulan yang lalu, Namaku Anto yang selingkuh dengan istri orang sebut Saja Endang namanya dan dia adalah tetanggaku. Dia juga Punya Usaha katering bersama mertuanya yang lumayan menjanjikan. karena seringnya aku bertemu dengan endang kamipun tumbuh rasa cinta, dan berlanjut ke ranjang.

Saat itu Tak sengaja aku bertemu  Endang diwarung dekat rumah. Akhirnya kami ngobrol sejenak,dan Endang mengatakan kalau suaminya sedang keluar kota, Tetapi dirumhnya ada Ibu mertuanya. Aku paham akan Apa yang dimaksud si Endang ini. Pastilah dia ingin merasakan kenikmatan Bersamaku . 

 Anal Seks Dengan Endang Yang Montok

Cerita Seks Selingkuh Ketagihan Anal Seks Dengan Endang Yang Montok
Cerita Seks Selingkuh Ketagihan Anal Seks Dengan Endang Yang Montok


Memang Sih, Kami pernah melakukan ML sebelumnya tanpa sepengetahuan Mertua dan suaminya Endang.  Biasanya kami suka umpet-umpetan dari mertuanya, Karena suaminya sering ga ada di rumah.Kami Petting bahkan ML di saat rumah sepi. 

Dan untuk memuluskan keinginan Endang ,Akhirnya kamipun menyusun rencana,yaitu esok hari Endang berpamitan kepada Ibu mertuanya untuk pergi mengurus orderan kateringnya dan sekalian ke rumah pelanggannya untuk mengajarkan memasak. Keesokan harinya,setelah menunggu kabar dari  Endang,akhirnya jawaban melegakan datang.  Endang mendapat ijin keluar sehari untuk mengurus kerjaannya. 

"Mas,...kerumah sekarang ya.. Udah dapet ijin darir Mama mertua. Tetapi aku beralasan kalau Mas yang nganterin. Jadi biar dia ngga curiga", Terang  Endang saat dia menelponku. "Oh...sekarang ya...?! Oke,......aku kesana. Tapi Naik apa ?",tanyaku. "Naik mobilku aja Mas.",jawabnya. Lalu Telepon kututup,aku segera bersiap-siap dan berjalan menuju rumah  Endang yang tak jauh dari rumahku. 

Dsna sudah menunggu diruang tamu, Endang dan Ibu mertuanya. Karena sudah kenal pula dengan ibu mertua  Endang,maka tak terlalu susah aku mennjawab semua pertanyaan yang dilontarkan. Dan beruntungnya,ibu mertuanya percaya dengan smua yang kukatakan. Setelah mendapat ijin,kami pun segera meluncur.dan ditengah jalan kami berdiskusi mau kemana dan ML nya di hotel mana. 

Karena Endang masih takut apabila masuk ke hotel disekitar kota ini. Akhirnya sepakatlah kami menuju sebuah hotel yang jaraknya sekitar 20km dari kota kami, Menuju kearah dataran tinggi. ( Bagi yang pernah ke Banyuwangi,pasti tahu Alas Kumitir dan di daerah bernama Kaliburu ada sebuah cottage disana. ) 

Kami segera meluncur ketmpt tersebut,dan segera Check In pada pukul 7 pagi. Kami hanya memesan untuk sewa 12 jam. Karena rencana kami pulang sekitar pukul 5-6 sore. Setelah Check In  , Dan kami bergegas masuk kekamar yang berfasilitas lengkap tersebut. Segera kami pesan Makan Pagi atau BF ( Breakfast ya,bukan Blue Film... )  melalui via telepon dan sarapan pagi dikamar. 

Setelah sarapan,kami ngobrol2 sejenak. Setelah ngobrol,Endang duduk di ranjang menonton acara musik di Tv, Dan aku masih berbaring disebelahnya. Kuamati tubuhnya yang saat itu memakai T-shirt dan Jeans ketat. Sambil bercanda,kutepuk sesekali pantatnya yang montok itu. 

Mungkn karena sudah horny atau apa ya?, Dan Endang ikutan berbaring disebelahku. Kami berbaring bersebelahan. Dia menatapku,dan aku menatapnya. Akhirnya kami berciuman dengan lembut. setelah cukup lama berciuman kemudian Endang melumat bibirku dan semakin liar saja . Terkadang dihisapnya lidahku dengan sambil berciuman, Dan kemudian kusingkap kaos yang dipakainya,Lalu  kuremas payudara montoknya itu. 

Dia masih mengenakan Bra. Perlahan kulepas pengait bra nya dari belakang kemudian terlepaslah... Gunung besar itu dari Bra ketatnya sehingga Gunung kembar akhirnya bernafas dengan lega. Masih mengenakan kaos tanpa bra,kuremas2 payudara Endang. Lalu kubaringkan dia terlentang,dan kulepas kaosnya. Ohhhh ...Sungguh indah payudara itu.

Besar Sekali ukuranya dan putih serta kenyal dan putingnya coklat muda. Langsung saja kuhisap puting yang menggoda itu. kumainkan dengan lidahku hingga  Endang mendesah pelan. Beberapa menit aku netek,akhirnya kuhentikan proses minum susu montok itu. Kubiarkan  Endang melepas celana berikut CD nya. 

Sedang aku sendiri juga melepaskan semua pakaianku lalu  kulempar sembarangan. Kami berdua sudah telanjang bulat. Kembali aku menciumi payudara  Endang,dan sesekali kuhisap putingnya. Jilatan lidahku semakin lama merambat kebawah. Kujilati daerah pangkal paha  Endang yang bersih itu. Lalu,kuhentikan jilatanku tepat di bibir vaginanya. 

Hmmm....wangi sekali.... Memang bau vagina Endang ini harum,tidak spt kebnykn vagina lainnya. Mungkn karena perawatan yg dilakukan oleh Endang yang sangat rutin itu. Bulu jembutnya dicukur gundul,hingga tampak indahnya vagina  Endang. Kubuka bibir vaginanya dengan jariku,dan kumasukkan lidahku perlahan2 kedalamnya. 

Kemudian Endang terdengar mendesah,kala lidahku memasuki lubangnya. Lalu,kumainkan klitoris Endang dengan lidah dan kujilat-jilat kecil ternyata hal itu membuat Endang menggelinjang kegelian. "Ugghh.....mazz.....ahh....",desahnya tiap kali kusentuh klitorisnya dengan lidahku. 

Aku cukup lama menikmati vagina Endang,karena memang vaginanya itu istimewa buatku. Beberapa menit kemudian segera kusudahi adegan tersebut. Karena vagina Endang sudah sangat basah. Endang masih dalam posisi terlentang. Segera setengah kududuki dadanya dan kujepitkan penisku yang sudah tegang di tengah-tengah belahan payudara  Endang yang montok. 

Endang segera menjepit penisku,dan aku bergerak maju mundur perlahan. Tak lama kemudian kusodorkan penisku ke wajah  Endang,tepatnya ke arah mulutnya.  Endang langsung saja menghisap kepala penisku. Lalu,dikulumnya penisku hingga batang penisku hampir masuk ke dalam mulut  Endang semua. 

Setelah itu,kembali kujepitkan penisku itu,dan aku gerakkan maju-mundur. Setelah Beberapa menit kemudian Endang memintaku terlentang. Aku nurut saja. Dan kemudian  Endang kembali menghisap penisku dengan liar. Tidak cukup lama  Endang menikmati penisku,dia langsung menindih tubuhku. Dipegangnya penisku dan diarahkan menuju bibir vaginanya. 

Digesek-gesekkan sebentar lalu dimasukkannya kepala penisku. Endang mendesah ketika penisku mulai memasuki vaginanya secara perlahan. Ditekannya kebawah hingga penisku terbenam seluruhnya didalam vagina Endang yang hangat dan lembut itu. Setelah itu baru  Endang bergoyang naik-turun layaknya menunggang kuda. 

Dipegangnya penisku dan diarahkan menuju bibir vaginanya. Digesek-gesekkan sebentar lalu dimasukkannya kepala penisku. Endang mendesah kala penisku mulai memasuki vaginanya secara perlahan. Ditekannya kebawah hingga penisku terbenam seluruhnya didalam vagina Endang yang hangat dan lembut itu. Setelah itu baru  Endang bergoyang naik-turun layaknya menunggang kuda

Semakin lama semakin cepat goyangan mbak Endang,kadang dia juga menggerakkan pinggulnya memutar. Mbak Endang tampak menikmati sekali. Baru sekali ini dia melakukan anal,Tetapi sudah bs menikmatinya. 

Setelah Beberapa lama,kucabut penisku. Lalu kubaringkan dia dalam posisi menyamping membelakangiku. Kuangkat kaki kirinya keatas,dan kembali kumasukkan penisku kedalam lubang pantatnya. "Mppphh...mpphh.......uhhhh......",desahnya manja. Endang tampak masih mengeksplorasi klitorisnya dengan jari. 

Beberapa menit kemudian... "Mass....aku...keluar.....massss......aggghhh..... ..",erangnya lagi. Dan Segera kumasukkan penisku kedalam vaginanya,agar dapat merasakan hangatnya cairan Endang melumuri seluruh batang penisku. Matanya terpejam,dan dia mengerang panjang dan keras. "oooooouuuhhhhhhsssshhhh........aaaaahhhhhhh...."

Tanda dia mencapai orgasme keduanya. Setelah dia orgasme,kembali kamipun Berdoggy style . Kubenamkan penisku kedalam vaginanya. Kusudahi anal kali ini. Kudorong maju-mundur penisku didalam vaginanya dengan cepat. Blm sampai satu menit, Dan Endang ingin mengulum penisku katanya. "Mas...sini aku emut dulu....",katanya. Segera kucabut penisku,dan kusodorkan kemulutnya. 

Dia kembali mengulum penisku. Tak cukup lama memang. Lalu,kembali kali ini kutidurkan terlentang. Gaya Misionaris lagi. Karena  Endang memang tidak terlalu suka gaya aneh-aneh.  Gaya Misionaris lah jadi pilihan akhir. Maka Kubuka kedua kakinya,dan kumasukkan penisku kedalam vaginanya yang tampak kemerah-merahan dan basah. Segera kugerakkan dengan cepat,agar lahar panasku cepat keluar. 

"Dikeluarin dimana, Endang..?"tanyaku. 
"Didalem aja,mass.....cepetan...",jawabnya. 

Gilaa.....nie ... bini orang suka banget dimuncratin sperma vaginanya...!!! Akhirnya kugerakkan cepat hingga ototku seakan mengejang. Dan.... CROOTT...CROOTTT...CRROOOTTT....cRROTTT...!!!! Spermaku memenuhi rongga vagina  Endang. Lalu segera kucabut dan kusodorkan kemulutnya Endang  Yang segera diemutnya sambil sesekali menjilati   kepala penisku. 

Dan memastikan tak ada sisa lelehan sperma yg keluar darilubang kecil diujung kepala penisku itu. Nikmat sekali.........!!!! Kulihat setelahnya Dan spermaku sebagian meleleh keluar dari vagina Endang. Lalu,akupun terkulai lemas disebelahnya. Kupeluk  Endang,dan dia menyandarkan kepalanya diatas dadaku. Seperti layaknya suami istri... 

Padahal suaminya sedang pergi Kerja Dinas... Akulah penggantinya... "Keluarnya banyak banget tadi...",katanya. "Hehehehe....Ohh..ya,gimana tadi analnya ?",tanyaku. "Agak sakit sih..tapi enak koq..hehehe.",jawabnya kalem. "Baru pertama kali ya?" tanyaku. "Nggak juga. Suamiku juga kadang suka gitu. Cuma ga lama.",katanya. "ohh.... nanti pulang sore ya. Jam 5 kan sesuai rencana ?",tanyaku. 

"He'em...mas.",Jawabanya. Setelah itu, kamipun istirahat sebentar,dan disaat terjaga kami kembali mengulangi adegan mesum itu. Yah....Dosa memang meniduri istri orang. Tapi ini kan si istri yang minta,jadi ya lain cerita. yang penting nikmat aja. 

Mana  Endang cantik lagi. Sapa juga ga mau. Setelah 3 kali ML, Dan kamipun segera pulang menuju rumah pada pukul 5 sore. Entah kapan lagi aku akan dapat kesempatan menikmati tubuh Endang Yang Montok itu.

END by asyik-coi.blogspot.com - Cerita Ngentot Tante, Cerita Sex Bergambar 2016, Cerita Seru Ngentot,Cerita Seks Dewasa hot,Cerita Sex Dewasa terpanas, Cerita sex sedarah terpanas,cerita dewasa terpanas bergambar,ceritahot terpanas,cerita esex,sexdewasa, cerita sex dewasa selingkuh bergambar,ceritasexdewasahot,cerita sex dewasa maret 2016, cerita seks April 2016,cerita sex terpanas 2016, cerita sexbergambar terpanas dan terbaru,cerita esex, sexdewasa, cerita sex dewasa selingkuh bergambar,cerita dewasa yang bikin horny,cerita seks sedarah terpanas, cerita sex terpanas hot,cerita sexdewasa terpanas,cerita seks abg terpanas,cerita dewasa terbaru april 2016, cerita sex terpanasbergambar,cerita sex bergambar2016,cerita terpanas terbaru, cerita sex dewasa terbaru, ceritaesex,cerita seks selingkuh terpanas, ceritasexdewasa,cerita Esex bergambar terpanas, cersex terpanas,cerita horny bergambar, cerita dewasa hot bergambar, cerita hot bergambar selingkuh

Arsip Blog